Laju penguatan EUR/USD dimulai sejak menembus pola Channel Down di grafik harian pada 11 Oktober lalu. Sejak saat itu penguatan EUR/USD seakan tak terbendung, apalagi kini sudah bergerak di atas US$ 1,11 diperoleh dari Fibonacci Retracement yang ditarik dari 24 September 2018 (titik tertinggi) sampai 1 Oktober 2019 (titik terendah).
![]() Sumber: MetaTrader 5 |
Berdasarkan Fibonacci Retracement, level 23,6% berada di kisaran US$ 1,1100. Bertahan di atas level tersebut, EUR/USD terus naik hingga mencapai target-target selanjutnya US$ 1,1130 hingga US$ 1,1165.
EUR/USD kini bergerak di dekat level yang disebutkan terakhir tersebut, dan ruang penguatan masih terbuka melihat indikator Stochastic yang belum masuk ke wilayah jenuh beli (overbought) pada grafik 1 jam.
![]() Sumber: MetaTrader 5 |
Kini target penguatan EUR/USD berada di level US$ 1,1200. Sementara jika tertahan di bawah US$ 1,1165, EUR/USD berpeluang mengalami koreksi ke US$ 1,1130.
Secara fundamental, euro masih diuntungkan oleh lemahnya dolar AS akibat spekulasi pemangkasan suku bunga di AS yang semakin menguat.
Berdasarkan piranti FedWatch milik CME Group, pelaku pasar melihat probabilitas sebesar 91,4% bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) akan memangkas suku bunga 25 basis poin menjadi 1,5-1,76% pada 30 Oktober (31 Oktober dini hari WIB). Probabilitas tersebut naik dibandingkan siang tadi sebesar 89,3%.
TIM RISET CNBC INDONESIA
(pap/pap)
Bisnis - Terkini - Google Berita
October 21, 2019 at 06:57PM
https://ift.tt/2o3BgNl
Trading Forex: Laju EUR/USD Masih Berlanjut, Sampai Mana? - CNBC Indonesia
Bisnis - Terkini - Google Berita
https://ift.tt/34Gk0OK
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Trading Forex: Laju EUR/USD Masih Berlanjut, Sampai Mana? - CNBC Indonesia"
Post a Comment