/data/photo/2017/04/13/239124469.jpg)
JAKARTA, KOMPAS.com - Organisasi Negara Pengekspor Minyak ( OPEC) bersama negara mitra yang dipimpin Rusia atau OPEC+ sepakat untuk memangkas produksi minyak sebesar 9,7 juta barrel per hari.
Pemangkasan ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah, dan akan mulai dilakukan pada tanggal 1 Mei 2020 hingga akhir Juni 2020.
Kesepakatan tersebut berhasil diputuskan setelah OPEC+ kembali menggelar pertemuan darurat, Minggu (12/4/2020), guna menstabilkan harga minyak dunia di tengah pandemi virus corona.
Baca juga: Harga Minyak Dunia Anjlok, Gubernur BI: Pagi Ini, Kita Dihentakkan dengan Perang Minyak...
Selain itu, kesepakatan ini juga menandai akhir perang harga minyak antara Arab Saudi dan Rusia yang telah berlangsung sejak awal Maret 2020.
Semula, OPEC+ berencana memangkas produksi minyak hingga 10 juta barel per hari atau setara 10 persen pasokan dunia.
Namun, hal tersebut batal terjadi akibat Meksiko tidak sepakat untuk memangkas produksinya hingga 400.000 barel per hari.
Setelah melakukan negoisasi, Meksiko akhirnya sepakat untuk mengurangi produksi minyak menjadi 100.000 barrel per hari.
OPEC+ berharap, negara-negara produsen minyak lain seperti, Amerika Serikat, Kanada, dan Norwegia untuk melakukan langkah serupa.
Menurut Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pemangkasan produksi minyak akan terjadi secara natural mengikuti kebutuhan pasar.
Pemerintah Amerika Serikat melaporkan, beberapa pekan terakhir produksi minyak pihaknya sudah mengalami penurunan.
Baca juga: Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah dalam 18 Tahun
Bisnis - Terbaru - Google Berita
April 13, 2020 at 06:40AM
https://ift.tt/3a8nkn7
OPEC+ Sepakat Pangkas Produksi Minyak, Perang Harga Arab-Rusia Berakhir - Kompas.com - KOMPAS.com
Bisnis - Terbaru - Google Berita
https://ift.tt/34Gk0OK
Bagikan Berita Ini
0 Response to "OPEC+ Sepakat Pangkas Produksi Minyak, Perang Harga Arab-Rusia Berakhir - Kompas.com - KOMPAS.com"
Post a Comment